Definisi Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli Serta Contoh dan Bentuk

BACA JUGA, MATERI INI

Definisi Penyimpangan Sosial -  Halo teman Ruang Teori, seperti biasa kami akan memberikan ilmu/teori yang bermanfaat. Yang jelas sangat berguna untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan Kamu. Teori kali ini akan datang dari ilmu pengetahuan sosial atau IPS lebih tepatnya pada mata pelajaran Sosiologi. Ya lebih rincinya lagi adalah Definisi Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli Serta Contoh dan Bentuk secara lengkap.

Pernahkah Kamu menyadari jikalau dalam kehidupan ini pasti kita pernah berkawan? tentunya dong, apalagi di Indonesia sudah tidak asing dengan kalimat "berbeda-beda tetap satu jua". Dengan kata lain kita hidup harus bisa bersosial. Nah dalam mata pelajaran Sosiologi kali ini kita akan mendapatkan pengetahuan untuk bersosial dengan baik dan menjadi anggota masyarakat yang menyadari akan kewajiban, hak, status dan peranan yang kita miliki.

Dalam bermasyarakat kita sering menemukan suatu keadaan atau kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang mulai tidak patuh pada aturan, tata tertib dan mengabaikan nilai dan norma. Itulah suatu keadaan atau kondisi yang disebut dengan istilah Penyimpangan Sosial.

Sebagai warga masyarakat sudah selayaknya kalau kita punya niat untuk tidak berbuat hal seperti itu dan mau berusaha untuk turun tangan mengatasinya.

Teori Lengkap: Definisi Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli Serta Contohnya

Definisi Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli


Penyimpangan sosial merupakan bentuk perilaku yang dilakukan oleh seseorang yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Menurut Bruce J. Cohen, ukuran yang menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik atau buruk, benar atau salah menurut pengertian umum, melainkan berdasarkan ukuran norma dan nilai sosial suatu masyarakat.

Perilaku menyimpang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kehidupan sosial dalam masyarakat. Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan.

Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi, besar atau kecil, dalam skala luas atau sempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat.

Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat atau dengan kata lain penyimpangan (deviation) adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri (conformity) terhadap kehendak masyarakat.

Definisi Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli

Berikut ruangteori.com akan memberikan beberapa pendapat para ahli mengenai penyimpangan sosial. Baik itu berupa definisi atau pengertian maupun yang lainnya, berikut ulasannya.

Menurut James W. Van Der Zanden

Penyimpangan merupakan sebuah perilaku yang dilakukan oleh sejumlah besar orang dan dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.

Robert M. Z. Lawang

Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial. Hal tersebut bisa menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang.

Secara umum, perilaku menyimpang merupakan semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku di suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang tersebut.

Penyimpangan dalam suatu masyarakat tidak berarti ialah suatu penyimpangan dalam masyarakat lain karena adanya perbedaan standar atau ukuran tentang nilai dan norma.

Bentuk Penyimpangan Sosial

Adapun dilihat dari segi bentuk, penyimpangan sosial terbagi kedalam beberapa bentuk.

Bentuk Penyimpangan Sosial Menurut Pelakunya

Penyimpangan Individu, merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh Individu yang berlawanan dengan Norma. Penyimpangan ini biasanya dilakukan di lingkungan keluarga. Contoh dari penyimpangan sosial ini adalah sesorang mencuri barang atau hak orang lain atas dasar keinginan pribadi.

Penyimpangan Kelompok, merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh sebuah kelompok orang yang tunduk pada norma kelompoknya yang bertentangan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. Contoh dari bentuk penyimpangan sosial ini adalah pengedaran narkoba yang melibatkan jaringan internasional, korupsi, dan pemberontak.

Bentuk Penyimpangan Sosial menurut Sifatnya

Adapun dari bentuk penyimpangan sosial menurut sifatnya terdiri dari positif dan negatif. Berikut ulasannya.

Penyimpangan bersifat positif: Penyimpangan ini terarah pada nilai sosial yang berlaku dan dianggap ideal dalam masyarakat dan mempunyai dampak yang bersifat positif.

Cara yang dilakukan seolah-olah menyimpang dari norma padahal tidak. Contohnya adalah: Bermunculan Wanita karier yang sejalan dengan emansipasi wanita, biro jodoh.

Penyimpangan bersifat negatif: Penyimpangan ini berwujud dalam tindakan yang mengarah pada nilai-nolai sosial yang dipandang rendah dan dianggap tercela dalam masayarakat. Contohnya: pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, perjudian dan pemakaian narkotika.

Bentuk Penyimpangan Sosial menurut Lemert (1951)

Bentuk Penyimpangan Sosial


Nah sedangkan menurut Lemert (1951) bentuk penyimpangan sosial terbagi kedalam 2 jenis antara lain sebagai berikut:
  1. Penyimpangan Primer
  2. Penyimpangan Sekunder

Penyimpangan Primer merupakan penyimpangan sosial yang bersifat sementara dan biasanya tidak diulangi lagi. Biasanya seseorang yang melakukan penyimpangan ini masih diterima oleh masyarakat. Contohnya adalah ketika orang yang melanggar lalu lintas dengan tidak membawa SIM dan perbuatannya itu tidak dilakukan kembali.

Penyimpangan Sekunder merupakan penyimpangan sosial yang nyata dan dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan dan menunjukkan ciri khas suatu kelompok. Seseorang yang melakukan penyimpangan ini biasanya susah untuk diterima kembali oleh masyarakat. Contohnya adalah pemabuk yang sering mabuk-mabukan di muka umum.

Teori Penyimpangan Sosial



Teori Fungsi Durkheim, bahwa kesadaran moral semua anggota masyarakat tidak mungkin terjadi karena setiap orang berbeda satu sama lainnya. Hal tersebut tentunya tergantung faktor keturunan, lingkungan fisik dan lingkungan sosial. 

Teori Karl Mark, berpendapat bahwa terjadinya penyimpangan sangat erat terkait dengan perkembangan kapitalisme. Menurtu teori yang satu ini apa yang merupakan perilaku menyimpang hanya dalam pandangan kelas yang berkuasa untuk melindungi kepentingan mereka.

Differential Association merupakan salah satu teori yang merujuk kepada Penyimpangan Sosial. Menurut pandangan teori ini, penyimpangan sosial bersumber pada pergaulan yang berbeda yang terjadi melalui proses alih budaya.

Baca juga: Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli

Teori Labeling, sedangkan menurut dari teori ini adalah seorang akan menjadi menyimpang karena proses Labeling, yakni julukan, cap, etika dan merek yang diberikan masyarakat secara menyimpang. Sehingga hal tersebut menyebabkan seseorang melakukan penyimpangan sosial.

Teori Merton, teori penyimpangan sosial berikut ini bersumber dari struktur sosial. Menurut Merton terjadinya perilaku penyimpangan sosial karena bentuk adaptasi terhadap situasi tertentu.

Penyebab Terjadinya Penyimpangan Sosial

Penyebab Terjadinya Penyimpangan Sosial


Tahukah Kamu? Penyimpangan sosial dapat terjadi kepada seseorang sejak dia masih kecil. Hal tersebut dikarenakan pada ketika masih anak-anak merupakan tahap meniru, mengamati perilaku orang yang ada disekitarnya. Apalagi orang yang ada disekitarnya melakukan tindakan yang menyimpang.

Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor ekonomi dan faktor agama. Contohnya karena kekurangan biaya seorang pelajar mencuri dan seseorang yang tidak memiliki dasar agama hidupnya tanpa arah dan tujuan.

Faktor Penyimpangan Sosial Menurut James W. Van Der Zanden

Adapun beberapa faktor penyimpangan sosial yang terjadi menurut James W. Van Der Zanden adalah sebagai berikut:

  • Sosialisasi yang tidak sempurna, contohnya ketika seorang pemimpin idelanya di masyarakat bertindak sebagai panutan atau pedoman, namun ada pemimpin yang justru bertindak yang melanggar.
  • Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang, contohnya adalah masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh, masalah etika dan estetika kurang diperhatikan, karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan), sering cekcok, mengeluarkan kata-kata kotor, buang sampah sembarangan dsb. Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang.

Nah itulah artikel Ruangteori.com pada kali ini mengenai Definisi Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli Serta Contoh dan Bentuk. Semoga bisa bermanfaat buat teman-teman yang sedang mempelajari materi sosial yang satu ini. Jangan lupa terus dukung kami dalam menjadikan situs ini menjadi portal teori pengetahuan umum terlengkap di Indonesia. Caranya? dengan membagikan artikel-artikel yang ada di ruangteori.com.
Mungkin kamu juga mencari materi ini
Load Comments

Comments